Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Mei 2013

Gubernur: Petani Jangan Bakar Jerami

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno kembali menghimbau kepada para petani agar jangan pernah membakar jerami. Kali ini disela-sela kunjungan kerjanya dalam rangka HUT Pol PP ke 63 yang digabung dengan HUT Linmas ke 61 di Kota Padang Panjang, Gubernur menyempatkan diri untuk meninjau area pertanian di Kelurahan Gantiang, Kec. Padang Panjang Timur.

Selasa, 07 Mei 2013

Kasus DBD Terbayak di Padang dan Kuranji

Kelurahan Kuranji masuk dalam kategori waspada DBD. Hal ini disebabkan, karena kasus DBD di Kuranji selalu tercatat di dinas kesehatan, dan yang terakhir ada 4 warga yang masuk rumah sakit, karena gigitan nyamuk tersebut.

Kepala dinas kesehatan Kota Padang, Fridawati Bur mengatakan, sejak Januari hingga akhir April 2013 lalu, kasus DBD yang tercatat di Kota Padang sebanyak 336 kasus. Namun dari jumlah tersebut, belum ada yang meninggal dunia. Menurutnya, untuk daerah di Kota Padang yang paling banyak kasus DBD adalah di daerah-daerah pinggiran Kuranji. Untuk itu, dinas kesehatan Kota Padang terus menggencarkan penyemprotan di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang ini menambahkan, dari periode yang sama pada tahun 2012 lalu, kasus DBD di Kota Padang terus mengalami peningkatan, bahkan hingga dua kali lipat dibandingkan tahun 2011. Menurutnya, kasus DBD ini untuk Kota Padang, masih banyak dialami oleh anak-anak sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Rosnini Savitri mengatakan, untuk kasus yang menonjol saat ini memang untuk kasus DBD. Menurutnya, dari seluruh Kab/Kota di Sumbar, kasus DBD paling banyak ditemukan di Kota Padang.(001)

Jumat, 03 Mei 2013

Hari Pers Internasional: Wartawan Sumbar Minta Usut Tuntas Kasus Kekerasan Wartawan di Kantor Gubernur

Beragam cara dilakukan wartawan di dunia dalam memperingati hari pers internasional, yang jatuh pada hari Jum'at 3 Mei 2013. Di Sumatera Barat, puluhan pers dari berbagai media, tadi malam (Kamis 2/5) menggelar aksi renungan di kantor Gubernur Sumbar.

Direktur LBH Pers Padang, Roni Syahputra mengatakan, pada peringatan Hari Pers Internasional, Koalisi Wartawan Anti Kekerasan Sumatera Barat (KWAK-SUMBAR) yang terdiri dari LBH Pers Padang, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumatera Barat, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Padang, dan Asosiasi Pers Mahasiswa Sumatera Barat (ASPEM-Sumbar), menyatakan sikap menolak impunitas negara terhadap kasus-kasus kekerasan terhadap wartawan. Di malam renungan kebebasan pers tersebut, mereka berkumpul mengusung perjuangan “Hapus Impunitas, Hentikan Kekerasan Terhadap Wartawan”.

Roni menambahkan, sejak tahun 1996 hingga kini, 18 orang wartawan yang telah meninggal dunia karena kekerasan. Namun dari jumlah sejumlah kasus tersebut, hanya dua orang yang ditemukan pembunuhnya, dan satu orang yang telah di jatuhi hukuman seumur hidup. Sedangkan sejumlah kasus lainnya, hanya diusut dengan setengah hati, sehingga membuat terdakwa bebas berkeliaran.

Bahkan delapan kasus di antaranya, sudah terang benderang memiliki bukti kuat, namun tak diusut atau pengusutannya direkayasa. Delapan kasus pembunuhan tersebut adalah kasus pembunuhan Fuad Muhammad Syarifuddin alias Udin, Naimullah, Agus Mulyawan, Muhammad Jamal, Ersa Siregar, Herliyanto, Adriansyah Matra’is dan Alfrets Mirulewan. Delapan kasus ini, yang menjadi tuntutan prioritas bagi AJI Indonesia selagi terus melakukan pengawalan dan pengumpulan informasi terhadap kasus-kasus lain. Impunitas terhadap pelaku pembunuhan terhadap jurnalis telah menimbulkan preseden buruk penegakan hukum di negeri ini, sekaligus menegaskan fakta bahwa profesi jurnalis yang dilindungi undang-undang di negeri ini, merupakan profesi yang paling berisiko untuk keselamatan jiwa. Maka buntutnya, kekerasan-kekerasan lain terus terjadi sepanjang 2010-2013 di Indonesia.

Sementara itu, Direktur Eksekutif LBH Pers ini juga mengatakan, meski tak sampai merenggut nyawa, kasus kekerasan terhadap wartawan di Sumatera Barat tetap tidak bisa dipandang sebelah mata. Tercatat sekitar delapan kasus yang pernah terjadi baik yang diproses hukum maupun yang dibiarkan berlalu begitu saja.(001)

SPBU Marapalam Di Blokir Warga

SPBU Marapalam tadi malam di serang warga sekitar. Hal ini terjadi, setelah adanya ledakan di dua rumah miliki warga di RT.02/RW.05 Kel.Kubu Marapalam Kec.Padang Timur, yang lokasinya berada tepat dibelakang SPBU.

Salah sorang warga Kubu Marapalam, Heri Wahap mengatakan, meledaknya dua rumah warga tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 wib. Ledakan tersebut terjadi di bagian dapur dan sumur warga. Namun akibat ledakan tersebut, tidak menimbulkan korban jiwa, hanya memecahkan kaca dan dinding dapur warga pecah dan retak.

Menurutnya, saat ledakan terjadi warga berfikir itu adalah sebuah travo listrik yang meledak. Namun ketika dilihat, ternyata ledakan tersebut berasal dari dua rumah warga yang berada di belakng SPBU Marapalam.

Pasca ledakan tersebut, warga langsung mendatangi SPBU untuk menghentikan aktifitas penjualan BBM. Hal ini disebabkan, karena warga mengindikasi bahwa lendakan tersebut disebabkan karena adanya kebocoran pipa BBM dari SPBU, yang baunya tercium ke dalam rumah yang meledak. Bahkan air sumur warga juga tercium berbau bensin. Namun, meski warga telah meminta penghentian penjualan BBM, pihak SPBU tidak menghiraukannya. Akibatnya, puluhan warga langsung mendatangi SPBU dan memblokir dengan paksa aktivitas penjualan BBM oleh SPBU.

Setelah sempat terjadi dengan pihak pengamanan SPBU, aparat kepolisian langsung menghentikannya dengan memasang garis polisi di SPBU Marapalam.

Heri juga menambahkan, bahwa warga meminta pihak SPBU pihak terkait memeriksa air-air sumur warga dan selokan sekitar rumah warga untuk di periksa dan diteliti. Hal ini disebabkan, karena adanya pencemaran BBM dari SPBU Marapalam.

Untuk menjaga keamanan rumah warga, Heri juga meminta agar pihak SPBU mengasuransikan rumah-rumah warga. Namun jika tidak dilakukan, maka warga tetap akan memblokir aktivitas SPBU.

Sementara itu, pihak SPBU masih belum dapat ditemui untuk mengkonfirmasi kejadian tersebut.(001)

Rabu, 01 Mei 2013

Unjuk Rasa Buruh Coco Mas Diguyur Hujan

Aksi unjuk rasa buruh PT. Bumi Sarimas Indonesia (BSI) atau Coco Mas hari ini berjalan damai. Ratusan buruh yang menggelar aksi, hanya menyampaikan keluhannya diluar pagar pabrik dengan pengawalan aparat kepolisian. Bahkan aksi yang baru mulai di gelar jam 8 pagi, terpaksa membubarkan diri lebih cepat, karena hujan mengguyur lokasi aksi.

Ketua SPSI Sumbar, Arsukman Edi yang sempat berorasi mengatakan, aksi yang di gelar ratusan buruh PT.BSI ini, disebabkan karena adanya pembangkangan dari pihak perusahaan, yang masih memberlakukan sistem outsourcing pada hampir sebagian besar karyawannya. Menurutnya pihak perusahaan masih melakukan sistem outsoucing pada pekerjaan pokok, bukannya untuk pekerjaan penunjang saja.

Kamis, 14 Maret 2013

Dosen Muda Unand Protes Ke Rektor Karena Tak Dapat Proyek Penelitian

Belasan dosen muda Universitas Andalas, hari ini melakukan protes pada Rektor. Hal ini terkait, dengan adanya diskriminasi atau pilih kasih oleh rektor terhadap dosen-dosen muda, dalam melakukan penelitian.

Salah seorang dosen muda Unand M.Yunis mengatakan, bahwa selama ini yang mendapatkan bantuan atau proyek penelitian, hanya di berikan kepada pada dosen senior. Sedangkan dosen muda, tidak pernah mendapatkan kesempatan melakukan penelitian, dan hanya ditugaskan untuk mengajar semata. Padahal menurutnya, para dosen muda sudah pernah memasukkan skim proposal penelitian sebanyak 200 buah, tetapi ditolak.

Rabu, 13 Maret 2013

Si Jago Merah Mengamuk Di Purus

Kebakaran kembali terjadi di Kota Padang. Kali ini, si jago merah mengamuk di kawasan Purus 4 RT.1/RW.5 No.105 A Kec.Padang Barat Kota Padang.

Salah seorang saksi mata, Wati mengatakan, api pertama kali terlihat dari sebuah mobil Toyota Kijang yang sedang di panaskan di depan rumah. Tiba-tiba terlihat percikan api dari dalam mobil dan asap, yang langsung merembet ke rumah. Kawasan purus 4 yang dekat dengan pantai, membuat angin cepat menjalarkan api keseluruh isi rumah. Bahkan, api juga merembet ke rumah yang bersebelahan.

Selasa, 12 Maret 2013

Harimau Dahan Sumatera Kembali Di Lepas BKSDA

Badan Konservasi Sumberdaya Alam atau BKSDA, melepas seekor harimau Sumatera, setelah sebelumnya tersangkut jerat.

Kepala Seksi Konservasi Wiayah Satu BKSDA Sumatera Barat Surajiya mengatakan, satwa langka jenis harimau dahan yang dilindungi itu, dilepas di Taman Raya Hutan Bung Hatta, Padang. Menurutnya, harimau sumatera itu tersangkut jerat babi milik warga di lahan perkebunan di Palembayan, Kabupaten Agam.

SBY Batal Kunjungi Sumbar

Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono, batal mengunjungi Sumatera Barat. Padahal sebelumnya, SBY di rencanakan akan mengunjungi Sumbar selama tiga hari, yaitu pada tanggal 13,14 dan 15 Maret mendatang, untuk melounching secara simbolis penggunaan 100 ribu Rumah Sejahtera Tapak (RST), yang merupakan bagian dari rangkaian acara HUT ke-41 REI, dan menanam pohon di daerah Solok.

Jumat, 08 Maret 2013

Padang KLB Hepatitis, CTPS Mulai di Gencarkan

Dinas Kesehatan Kota Padang, mulai gencar membangun tempat Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), setelah Kota Padang dinyatakan Kejadian Luar Biasa atau KLB Hepatitis. Sebelumnya ditemukan wabah hepa­titis, yang menyerang 21 murid SDN 47 dan SDN 42 Kelurahan Ko­rong­ga­dang, Kecamatan Ku­ran­ji, Kota Padang.

Sarikat Pekerja PLN Mengancam Akan Gelar Demo dan Mogok Massal

Sarikat Pekerja PT.PLN (Persero), akan menggelar aksi mogok dan demo besar-besaran di seluruh Indonesia dan Monas. Hal ini terkait, dengan di tolaknya tuntutan karyawan PT.PLN di PTUN Padang. PTUN Padang menolak tuntutan karyawan PT.PLN, Putri lismalestari dan M.Amin Fauzi, yang diberhentikan sejak 1 juni 2012, karena menikah dengan sesama karyawan pada tanggal 1 januari 2012 lalu.

70% Penduduk Sumbar Terkontaminasi Tuberclosis

Sekitar 70 persen dari jumlah penduduk Sumatera Barat, diduga terkontaminasi penyakit Tuberclosis atau TB. Namun Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Rosnini Savitri mengatakan, dari jumlah penduduk Sumatera Barat 4,8 juta jiwa, diperkiran jumlah pengidap TB dibawah 50 persen.

Menurutnya, pihaknya belum bisa maksimal memberikan pelayanan karena penyakit tersebut kebanyakan belum terdeteksi secara dini.

Kamis, 07 Maret 2013

SK Gubernur Terkait Penertiban Illegal Minning di Solsel Harus Segera Diterbitkan


Danrem 032 Wirabraja Kolonel Infanteri Amrin, mulai angkat bicara terkait penambangan emas liar di Kabupaten Solok Selatan, yang semakin marak dan sulit untuk dihentikan. Pihaknya mengaku telah memantau secara intens, dan melakukan penelusuran langsung ke lokasi penambangan liar, mulai dari hulu hingga ke hilir sungai batang hari.


Menurutnya, kondisi lingkungan di aliran sungai Batang Hari mengalami kerusakan yang memprihatinkan, akibat aktivitas ratusan eskavator yang mengeruk tebing-tebing sungai. Namun demikian, pihaknya mengaku belum bisa turut menertibkan aktivitas illegal tersebut, karena adanya batas kewenangan. Untuk itu pihaknya meminta Gubernur Sumatera Bara,t agar segera mengeluarkan Surat Keputusan yang mengamanahkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di tingkat Provinsi, agar ikut campur tangan menyelesaikan penambangan liar di Solok Selatan. Danrem memastikan, jika SK dikeluarkan, maka pihaknya berkomitmen untuk menghentikan dan menyita ratusan escavator yang beroperasi.

Selasa, 05 Maret 2013

Sumbar Waspada Angin Kencang Hingga 3 Hari Kedepan

Daerah Sumatera Barat saat ini berstatus waspada angin kencang dari pagi hingga sore hari. Kondisi cuaca seperti ini, berkemungkinan akan terjadi hingga tiga hari kedepan.

Menejer Pusdalops BPBD Sumbar, Ade Edward mengatakan, terjadinya angin kencang yang terjadi saat ini, merupakan efek dari perubahan cuaca di wilayah Sumatera Barat, dari hujan badai ke cuaca kering. Bahkan hal ini juga di picu adanya perubahan arah hembusan angin, yang saat ini bertiup dari timur ke barat, dengan kecepatan hampir 20 knot. Namun Ia berharap, warga Sumbar dapat menyesuaikan dengan kondisi yang terjadi saat ini.

Senin, 04 Maret 2013

Jatah Solar Bersubsidi di SPBU di Kurangi, Jika Tak Jual Solar Non Subsidi

Pihak Pertamina kembali menegaskan, bahwa stock solar di Sumatera Barat tidak langka. Untuk stock solar non subsidi, saat ini masih mencukupi semua permintaan masyarakat, namun untuk stock solar bersubsidi, saat ini kuotanya dikurangi, karena sampai dengan bulan Februari 2013, jatah untuk Sumbar sudah over 8%.

Jumat, 01 Maret 2013

Warga Demo Incasi Raya


Belasan warga Dharmasraya suku Melayu dan ormas islam, hari ini menggelar aksi unjuk rasa di kantor PT. Incasi Raya. Aksi ini dilakukan warga, terkait pencamplokan tanah mereka seluas 4000 M2 oleh PT.Incasi Raya, yang hingga kini belum mendapatkan ganti rugi.

Juru bicara aksi saat berorasi, Irfianda Abidin mengatakan, apa yang disuarakan warga kali ini adalah suatu bentuk ketidak puasan terhadap PT.Incasi Raya, yang sudah semena-mena merampas tanah warga, untuk di jadikan perkebunan. Meski sudah berlangsung sejak lama, namun hingga kini warga merasa belum ada mendapatkan ganti rugi dari perusahaan. Menurutnya, jika PT.Incasi Raya tidak mengakomodir tuntutan tersebut, maka warga akan kembali menggelar unjuk rasa yang lebih besar dan masa yang lebih banyak.

Kamis, 28 Februari 2013

Jalan Menuju BIM Bernama Jln.St.M.Rasyid


Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memberikan penghargaan kepada para pahlawan bangsa. Di antaranya dengan mengabdikan nama mereka sebagai nama tempat-tempat penting seperti bandar udara, gedung dan ruas jalan. Tujuannya agar masyarakat tetap mengenang dan menauladani perjuangan para pahlawan tersebut.

Terkait dengan hal itu, Pemerintah bersama DPRD Kabupaten Padang Pariaman telah menetapkan nama Mr Sutan Muhammad Rasyid sebagai nama ruas jalan menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Pagi ini Peresmian dilakukan oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno bersama Ketua DPD RI Irman Gusman.

Kamis, 21 Februari 2013

Mahasiswa UBH Demo Rektorat


50 an aktivis mahasiswa Universitas Bung Hatta Padang, Sumbar berunjuk rasa di kampus mereka menuntut agar pihak kampus memberikan keringanan kuliah terutama bagi mahasiswa dengan ekonomi lemah untuk kuliah.

Aksi unjuk rasa itu berlangsung damai setelah sebelumnya mereka berkumpul di depan kampus mereka menuju Rektorat.

Dalam aksinya, pengunjuk rasa meminta rektor supaya memberikan keringanan pembayaran uang kuliah dan pengoptimalisasikan pengisian KRS Online, SIM dan IT.

Salah seorang mahasiswa UBH Rido mengatakan, bahwa mereka menuntut supaya pihak kampus melakukan transparansi dalam penggunaan dana Askes, uang wisuda dan kemahasiswaan serta denda keterlambatan uang kuliah.

Jumat, 15 Februari 2013

UBH Terima Ribuan Mahasiswa Lewat Online


Univeritas Bung Hatta Padang tahun ini akan menerima 2.575 mahasiswa. Penerimaan mahasiwa itu dilakukan melalu jalur undangan dan reguler.

Rektor Universitas Bung Hatta Padang, Prof. Dr. Ir. H. Fachri Ahmad MSc mengatakan, jumlah mahasiswa yang diterima tahun ini tidak jauh beda dari tahun lalu yang berjumlah 2.500 orang.

"Pertimbangan bagi UBH dalam nerima mahasiswa baru tahun ini selain kesiapan tenaga juga mahasiswa ingin kuliah di kampus Air Pacah. Atas pertimbangan itu UBH mengukur bagaiaman daya tampung kampus baru di Air Pacah," kata Fachri Ahmad kepada wartawan saat Launching Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru Online UBH tahun akademik 2013/2014, Jum'at, (15/02).

Kamis, 14 Februari 2013

HBT Kawinkan Budaya Minang dan Tionghua


Himpunan Bersatu Teguh (HBT) Padang, mengawinkan dua budaya dalam acara pembukaan Bazar HBT-WHBT yang di selenggarakan mulai tanggal 14-24 Februari 2013. Perkawinan antara budaya minang dan china ini, ditampilkan dalam bentuk tarian Pasambahan dan Barongsai, untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2564.