"Dua tersangka itu yakni Mantan Kepala Dishubkominfo Padang, Firduas Ilyas dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang, Budi Erwanto,"kata Humas Pengadilan Negeri Padang, Jhon Effredi di Padang.
Sabtu, 18 Mei 2013
PN PADANG AKAN SIDANGKAN KASUS DUGAAN PENGANIYAAN PASAR RAYA
"Dua tersangka itu yakni Mantan Kepala Dishubkominfo Padang, Firduas Ilyas dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang, Budi Erwanto,"kata Humas Pengadilan Negeri Padang, Jhon Effredi di Padang.
Kamis, 16 Mei 2013
Penodong Wartawan di Padang di Vonis 4 Bulan Penjara
Usai Sidang Pembunuhan Istri, Keluarga Korban Bentrok Dengan Polisi
Rabu, 15 Mei 2013
Kanwil Pajak Sumbar-Jambi Intai 20 Perusahaan
Dirjen Pajak Akhirnya Giring Dua Tersangka Penggelapan Ke Kejari Padang
Dua tersangka penggelapan pajak RS dan AR, akhirnya hari ini diserahkan ke Kejaksaan Negeri Kota Padang. Sebelumnya, Kanwil DJP Sumbar-Jambi telah mengumumkan, bahwa kedua tersangka tersebut telah melakukan dugaan penggelapan pajak selama 4 tahun, yang bernilai 1 Miliar 30 juta rupiah.
Kabid P4 (pemeriksaan, penyidikan dan Penagihan Pajak), Kanwil DJP Sumbar dan Jambi, Dadan Ramdani mengatakan, kedua tersangka ini melakukan penggelapan pajak, dengan cara membuat faktur bukti pembayaran pajak, padahal perusahaannya melum termasuk Perusahaan Kena Pajak (PKP). Selain itu menurutnya, kedua tersangka ini juga tidak melakukan penyetoran terhadap pajak yang sudah di pungutnya ke kantor pajak.
Dadan juga menambahkan, penyerahan kedua tersangka yang berasal dari perusahaan AKP dan sebagai vendor perusahaan terbesar di Kota Padang ini, juga dilengkapi dengan barang bukti. Menurutnya, penyerahan ini dilakukan setelah berkasnya dinyatakan P21 oleh Kejati Sumbar.
Kedua tersangka ini menurutnya, akan di kenakan sanksi pasal 39 ayat 1, dengan ancaman hukuman 2-6 tahun penjara.(001)
Jumat, 10 Mei 2013
Ketua Dewan Syuro PKS Mangkir Dari Panggilan KPK Karena Menghadiri Peresmian Investasi Grup Lippo di Padang
Ketua Dewan Syuro PKS Hilmi Aminuddin lebih memilih menghadiri acara pemancangan awal pembangunan rumah sakit lipo grup di Kota Padang (Jum'at 10/05), daripada memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi-KPK sebagai saksi untuk eks Presiden PKS Luthfi Hasan terkait kasus impor daging.
Dikonfirmasi seusai acara, Hilmi Aminuddin mengaku, mengetahui perihal pemanggilan KPK, karena suratnya telah diantar oleh penyidik ke kantor DPP PKS, Selasa 7 Mei lalu. Pemanggilan dimaksud merupakan kali pertama, namun Hilmi menyatakan belum mengetahui substansi masalah yang akan ditanyakan KPK. Pihaknya pun bersedia memenuhi panggilan KPK jika dijadwalkan ulang.
"Saya kan belum tahu perihal yang ditanyakan KPK, kan tidak hadir. Kemungkinan di jadwal ulang. Saya sebagai saksi, ini pemanggilan yang pertama, ungkap Hilmi."
Sejak pukul 09.00 WIB pagi (Jum'at 10/05), Ketua Dewan Syuro PKS Hilmi Aminuddin telah hadir di lokasi acara pemancangan pembangunan rumah sakit dan mall milik Lippo grup, di Jalan Khatib Sulaiman, Kota Padang. Hilmi terlihat duduk disamping Gubernur Sumatera Irwan Prayitno, bersama Ketua DPD RI Irman Gusman, Menkokesra Agung Laksono, Menpera Djan Faridz, dan Kepala BNPB Syamsul Ma'arif. Dalam kesempatan tersebut Hilmi juga sempat memberikan sambutan selaku tokoh masyarakat.
Dalam kasus dugaan korupsi kuota impor daging sapi, KPK menetapkan Luthfi Hasan sebagai tersangka bersama Ahmad Fathanah, yang diduga menerima pemberian hadiah atau janji sebesar 40 milliar rupiah dari PT Indoguna Utama terkait upaya menambah jatah kuota impor daging sapi. Terkait penyidikan kasus ini, KPK pernah memeriksa anak Hilmi yang bernama Ridwan Hakim. Ridwan beberapa kali diperiksa KPK setelah sempat terbang ke Turki sehari sebelum dicegah bepergian ke luar negeri.(001/DES)
Rabu, 08 Mei 2013
Pembobol ATM di UNP di Duga Jaringan Sumatera
Jajaran Polisi Sektor Padang Utara berhasil menangkap dua orang pembobol ATM, masing-masing Hendra Botak dan Antoni Panjaitan. Kedua pembobol ATM ini, ditangkap saat melakukan aksinya di mesin ATM BRI yang berada kawan kampus UNP Air Tawar pada malam minggu lalu.
Kapolsek Padang Utara, Kompol P.Pane mengatakan, bahwa aksi yang dilakukan kedua pelaku ini juga melibatkan pihak lain yang berada di daerah Medan. Namun hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki, apakah aksi pembobolan mesin ATM di Kota Padang ini merupakan sebuah jaringan sindikat yang ada di Sumatera atau di Indonesia. Namun dari catatan kepolisian, seorang Pelaku yang bernama Hendra Botak, merupakan resedivis, yang juga pernah tertangkap beberapa waktu lalu dengan kasus yang sama.
Kapolsek Padang Utara ini juga menambahkan, bahwa aksi yang dilakukan kedua tersangka sangat sederhana, dengan menjadikan mesin-mesin ATM yang berada di daerah sepi dan tanpa pengawalan dari pihak keamanan sebagai target sasaran. Selain itu, mesin ATM yang menjadi sasaran juga mesin-mesin ATM yang lama. Namun pada saat penangkapan, kedua pelaku belum sempat menarik uang dari korbannya. Selain mengamankan kedua tersangkan, pihak kepolisian juga berhasil mengamankan sebuah gunting, Nomor call centre palsu, ATM Bodong, gergaji besi modofikasi, dan lidi untuk beropersi, serta sebuah ATM korban. Kedua tersangka terancam Pasal 363 jo 53 KUHP, tentang Pencurian dengan pemberatan, dan diancam hukuman lima tahun penjara.
Sementara itu, menurut keterangan Pelaku Hendra Botak, 30 tahun mengatakan, bahwa aksi yang dilakukannya itu aksi yang pertama kali setelah mendapat ajakan dari temannya yang baru pulang dari Medan. Namun menurutnya, aksi pertama ini harus berujung di bilik penjara karena kurang pengalaman.(001)
Selasa, 05 Maret 2013
Ormas Islam Sumbar Minta Bubarkan Densus 88
Ormas Islam Sumbar mendesak pembubaran Densus 88 Anti Teror. Mereka
menilai, Densus 88 telah melakukan banyak pelanggaran di Indonesia.Salah seorang tokoh ormas islam dari Majelis Mujahidin Indonesia, Irvianda Abidin mengatakan, Selama ini apa yang dilakukan densus untuk menegakkan kebenaran, tidak sesuai dengan asas kemanusian dan telah masuk dalam kategori pelanggaran HAM Berat, dan lebih kejam dari apa yang telah dilakukan PKI. Menurutnya, dalam menegakkan kebenaran, seharusnya densus 88 dapat mengutamakan langkah persuasif dan tidak melakukan penganiayaan ataupun penyiksaan, pada orang-orang yang ditangkap dan belum jelas kesalahannya.
Kamis, 28 Februari 2013
Jika Terbukti Permainkan Dana Huntap, Bupati Mentawai Jadi Tersangka
Bupati Kab.Kep. Mentawai, Yudas Sabaggalet dimintai keterangan untuk memberikan klarifikasi atas informasi yang diterima Polda Sumatera Barat terhadap pembangunan hunian tetap.Rabu, 27 Februari 2013
DPRD Sumbar Bentuk Hak Angket Untuk Selesaikan Kisruh Dana Bansos
Rabu, 20 Februari 2013
Pilkada Padang Ricuh, Dalam Simulasi
Aparat kepolisian yang mengemanakan rapat paripurna penghitungan suara terpaksa melepaskan tembakan. Hal itu dilakukan untuk membubarkan pengunjuk rasa yang semakin anarkis.
Selasa, 19 Februari 2013
Di Desak Forum Editor, Wako Padang Janji Cari Pelaku Penembak Wartawan
Forum Editor Temui Wako Padang
Forum Editor yang terdiri dari pimpinan media cetak dan elektronik ini mengungkapkan beberapa hal terkait hubungan wartawan dengan Pemko Padang. Disinggung juga apresiasi Pemko Padang sendiri terhadap tugas wartawan yang meliput kegiatan - kegiatan Pemko termasuk meliput razia Satpol PP yang dinilai minim.
Senin, 11 Februari 2013
Jalan By Pass Padang di Blokir Warga
Salah seorang warga, Syamsuirman mengatakan, aksi ini dilakukan warga, karena karena warga merasa kurang puas, dengan adanya pembongkaran rumah dan warung milik warga yang ada di sepanjang pinggiran jalan by pass. Padahal menurutnya, proses konsolidasi mengenai ganti rugi dari pihak Pemko Padang, belum tuntas dilakukan.
Kamis, 31 Januari 2013
LBH Sesali Terdakwa Kasus Faisal Budri Di Vonis Ringan
Setelah 3 bulan sejak sidang pertama tanggal 13 November 2012 lalu,
sidang kematian dua tahanan di Polsek Sijunjung Faisal dan Budri
akhirnya diputuskan pada Selasa (29/1) lalu. Namun, sidang tersebut
luput dari pantauan publik, karena sebelumnya diketahui agenda sidang
adalah Duplik Penasihat Hukum, akan tetapi hakim memutuskan untuk
langsung melanjutkan sidang pembacaan putusan.Rabu, 30 Januari 2013
Kepala BPBD Mentawai Ditahan
Kepala BPBD Kab.Kepulauan Mentawai Tarminta, hari ini ditahan oleh
Kejari Tua Pejat di LP Muaro Padang Selama 20 hari sejak masa penahanan. Penahan ini dilakukan, bukan terkait penyalahgunaan
dana kebencanaan, namun terkait kasus korupsi yang dilakukannya pada
saat menjabat sebagai Plt. Kadinas Pendidikan Kab.Kep.Mentawai tahun
2009 lalu. Sebelumnya, Kejari Tua Pejat telah menjebloskan Kadinas
Kab.Kep.Mentawai ke LP Muaro Padang.Selasa, 29 Januari 2013
Mahasiswa Demo Mapolda Sumbar dan Blokir Jalan Sudirman
Jubir dari Para mahasiswa ini, Like meminta, kasus pemukulan tersebut dapat diusut tuntas. Mereka juga menyesali, kasus tersebut hanya diarahkan pada pelanggaran kode etik. Padahal menurutnya, kasus tersebut berupa penganiayaan dan seharusnya masuk dalam pelanggaran pidana.






